MERAIH DERAJAT YANG TINGGI DENGAN ILMU

HomeTematik

MERAIH DERAJAT YANG TINGGI DENGAN ILMU

Ilmu Syar'i (ilmu agama) memiliki keutamaan dan kemuliaan yang sangat banyak, diantaranya adalah Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan ahlul 'ilmi (ahl

KONDISI HATI YANG LEMBUT
HIKMAH PENCIPTAAN JIN DAN MANUSIA
TIDAK IKHLAS DALAM MENUNTUT ILMU

Ilmu Syar’i (ilmu agama) memiliki keutamaan dan kemuliaan yang sangat banyak, diantaranya adalah Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan ahlul ‘ilmi (ahli ilmu agama) sebagai saksi untuk kalimat tauhid.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

شَهِدَ اللهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَ

ائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ“Allah menyatakan bahwa tidak ada illah yang berhak diibadahi dengan benar selain Dia; (demikian pula) para malaikat dan orang berilmu yang menegakkan keadilan, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahaperkasa, Maha bijaksana.” (QS Ali-Imran: 18)

▬▬▬

Pada ayat ini Allah jadikan ahli ilmu sebagai saksi akan kalimat yang agung (La ilaha illallah), tentunya ini merupakan rekomendasi dari Allah tentang keadilan orang-orang yang berilmu. Oleh karena itu dalam sebuah hadits hasan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَحْمِلُ هَذَا الْعِلْمَ مِنْ كُلِّ خَلَفٍ عُدُوْلُهُ يَنْفُوْنَ عَنْهُ تَحْرِيْفَ الغَالِيْنَ وَانْتِحَالَ الْمُبْطِلِيْنَ وَتَأْوِيْلَ الْجَاهِلِيْنَ

“Ilmu ini akan dibawa oleh para ulama yang adil (terpercaya) dari tiap generasi, mereka akan memberantas penyimpangan yang dilakukan oleh orang yang ghuluw (melampaui batas), menolak kebohongan pelaku kebathilan dan takwil yg dilakukan oleh orang-orang bodoh.” (Hadits riwayat Al-Khatib Al-Baghdadi dalam Syaraf Ash-shabil)

Kalimat “Ilmu ini akan dibawa oleh para ulama yang adil (terpercaya) dari tiap generasi”, ini merupakan pujian dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk ahlul ‘ilmi, tentunya ilmu yang dimaksud adalah ilmu yang bersumber dari Al-Quran dan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan perkataan para shahabat radhiyallahu ta’ala ‘anhum.

Faidah dari Al-Ustadz,
🔳 BENI SARBENI, Lc, M.Pd.
Hafidzhahullah