Muraja’ah : Tafsir Al-Fatihah (bag.2)

HomeMuraja'ah

Muraja’ah : Tafsir Al-Fatihah (bag.2)

KESIMPULAN BELAJAR ISLAM Materi Tematik Tafsir Al-Fatihah (bag.2) Pemateri: Ustadz Beni Sarbeni, Lc Durasi Audio 00:07:01 Segala puji han

Muraja’ah : Tafsir Al-Fatihah (bag.3)
Muraja’ah : Tafsir Al-Fatihah (bag.4)
Muraja’ah : Tafsir Al-Fatihah (bag.1)

KESIMPULAN BELAJAR ISLAM
Materi Tematik
Tafsir Al-Fatihah (bag.2)
Pemateri: Ustadz Beni Sarbeni, Lc
Durasi Audio 00:07:01


    1. Segala puji hanya milik Allah subhanahu wa ta’ala

    2. Menunjukkan kesempurnaan perbuatan Allah ta’ala

    3. Perbuatan Allah ta’ala ada antara karunia dan keadilan

    4. Ketika seorang hamba dimasukkan ke dalam Syurga maka itu adalah karunia Allah ta’ala

    5. Ketika Allah menghukum seorang hamba maka itu adalah keadilan dari Allah subhanahu wa ta’ala

    6. Kata Rabb diantara artinya adalah yang mengatur, yang menciptakan dan yang memberi rizki

    7. ‘Alamin adalah segala sesuatu selain Allah ta’ala

    8. Allah ta’ala yang menciptakan dan mengatur alam semesta

    9. Seluruh kenikmatan bersumber dari Allah subhanahu wa ta’ala

    10. Keyakinan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala sebagai Rabb adalah keyakinan yang ada pada fitrah setiap manusia

    11. Pengaturan Allah pada makhluknya ada dua macam, tarbiyah bersifat umum dan secara khusus

    12. Tarbiyah bersifat umum yaitu ; Allah ta’ala menciptakan makhluk, memberikan rizki, menunjukkan kemaslahatan bagi kehidupannya

    13. Tarbiyah bersifat umum berlaku bagi yang muslim dan kafir

    14. Tarbiyah bersifat khusus adalah perhatian Allah subahanahu wa ta’ala bagi para wali (setiap orang yang beriman) atau kekasihNya, kemampuan yang Allah berikan kepada seorang hamba untuk segala kebaikan dalam bentuk keimanan, ketaatan dan seterusnya.

    15. Makhluk sangat butuh kepada Allah subhanahu wa ta’ala

Ditulis oleh,
Team Admin BIS

Catatan: Sangat dianjurkan kepada peserta Belajar Islam untuk mengulang-ulang materi audio yang telah disampaikan agar dapat memahami permasalahan beserta dalil-dalilnya dan untuk menambah keyakinan kita kepada  Allah Ta’ala dalam mentauhidkan-Nya.